KURANGKUL TEMARAM
Binar
harapan lama bersemayam
Terjaga, erat kugenggam
Tetiba
padam
Suram
Cakrawala nan tajam menghunjam
Suryaku
tergiring, terbenam
Kurangkul
temaram
Muram
Pekatnya
malam kian mencekam
Jejakku
hilang, tenggelam
Tertelan
kelam
Hitam
Netraku
meratap, enggan terpejam
Dicumbu getirnya alam
Nian
menikam
Kejam
Wiwin
Damayanti
Cililin,
07
April 2016
(Puisi Terbaik Kedua dalam Lomba Menulis Puisi Bertema Bebas pada event "Indonesia Berkreasi Tanpa Batas" tahun 2016 yang diselenggarakan
oleh grup kepenulisan SSAN dan Penerbit Rumah Kita)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar